Sabtu, 11 Juli 2015

Lailatul Qodar Tak Usah Dicari ?

Berduyun-duyun muslimin muslimat pergi i'tikap ke masjid, alhamdulilah fenomena ini sangat indah dipandang mata sejuk dirasakan hati, ketika disisi kehidupan lain banyak orang berbondong-bondong pergi ke pasar, pergi ke jalan guna menyongsong 'idul fitri yang tinggal beberapa hari lagi. Padahal bekal ibadah jauh lebih penting, bahkan kalau manusia tahu buat apa susah payah menyediakan berbagai suguhan untuk lebaran ? sedangkan suguhan untuk akhirat jarang sekali manusia mempersiapkan sematang-matangnya. 
Fenomena 'itikaf bagi penulis sangat-sangat berguna, berbekas, menggugah hati bahkan menggerakkan ghiroh dalam menemuiNya. Bukan hanya ketertarikan yang dirasakan sehingga ingin pergi ke masjid untuk melaksanakannya..... tapi ada suatu bisikan tersimpan dalam hati.. aku mau menemuiNya dimana saja Allah berada, kapan saja aku bersimbah dihadap-MU, dengan apa saja aku rela menemui-Mu.
Sampai pada satu pemikiran .... Lailatul qodar bisa saja berlalu....namun Engkau wahai dzat yang maha kuasa tak pernah berlalu..  Sehingga sampai pada satu pemikiran "Lailatul qodar tah usah dicari" sebab lailatul qodar laksana sebuah hadiah, penulis hanya ingin dekat dengan dzat pemberi hadiah. 
Maaf penulis tak bermaksud mengecilkan arti lailatul qodar. Namun penulis hanya mengingatkan diri sendiri agar jangan karena mencari lailatul qodar lalu lupa sang pemberi dan pemilik lailatul qodar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar